Entri Populer

Kamis, 27 Oktober 2011

Cara gampang belajar matematika

WAKTU ditanya pelajaran apa yang paling sulit dan bikin pusing, pasti semua kompakan menjawab matematika. Pendapat tentang sulitnya belajar matematika memang bukan hal yang baru. Soalnya, dari zaman dulu sampe sekarang matematika masih dianggap pelajaran sulit yang memusingkan.
Tapi youngsters, sebenarnya matematika bukan pelajaran yang sulit loh. Setidaknya itu pendapat para maniak yang hobi mengutak-atik rumus ini. Bahkan, untuk bisa mahir memecahkan soal matematika, nggak harus punya IQ tinggi. Sebab, yang dibutuhkan hanyalah kemauan untuk terus berlatih, berlatih dan berlatih….
“Orang yang pintar pun kalo nggak melatih kemampuan mengutak-atik rumus juga akan menganggap matematika itu sulit. Padahal sebenarnya matematika itu mudah dan menyenangkan,”terang Pak Albastomi, Ketua Batam Mathematics Club.
Biar kamu-kamu suka dengan matematika, ternyata caranya nggak sulit loh. Menurut Pak Tomi, biar matematika menyenangkan jangan pernah menganggap pelajaran ini sebagai beban. Selain itu, kamu- kamu juga harus sering latihan menggerakkan pena di atas kertas alias corat-coret. Gampang kan?
“Matematika, walaupun bisa dimengerti waktu dilihat dan dibaca tapi kalo nggak diikuti dengan corat- coret nggak akan menyenangkan. Jadi corat-coret itu jadi hal yang penting dan wajib untuk dilakukan,”ungkapnya.
Kalo kamu-kamu udah suka ama matematika, kamu akan lebih mudah menguasai pelajaran yang lain. Secara, matematika adalah ratunya ilmu pengetahuan. The Math is the Queen of Science. Bahkan ada postulat yang mengatakan bahwa barangsiapa bisa menguasai matematika, ilmu lain akan jadi lebih mudah untuk dikuasai.
Masih menurut pak Tomi yang juga pemilik Lembaga Bimbingan Belajar Eksakta Albastomi, kalo ilmu matematika sudah dikuasai, kamu-kamu sama aja udah menguasai 50 persen ilmu fisika, 50 persen ilmu kimia, dan 50 persen ilmu statistik. Waah… seru banget….

Kuliti Dulu Rumusnya
BICARA soal matematika, pasti kamu langsung kebayang ama rumus-rumus yang banyak banget. Itu wajar karena kunci pelajaran matematika emang ada pada rumus itu sendiri. Jadi, kalo kamu berhasil menguasai rumus itu, pelajaran matematika jadi mudah dan menyenangkan.
“Bagi yang pengen pintar matematika, kunci utamanya adalah menguliti alias memahami secara total rumusnya. Sebab kalo rumus udah dikuasai secara maksimal, biarpun soal dibolak-balik tetap aja mudah dipecahkan. Ya karena rumusnya sudah dikuasai,”terang Pak Albastomi.
Masih banyaknya orang yang bingung memecahkan soal matematika saat ini, karena emang kebanyakan kurang memahami asal usul rumus untuk memecahkan soal yang dihadapinya. Jadi begitu soal sedikit saja dibalik orang itu akan langsung merasa bingung.
Selain senang mengutak-atik rumus, hal lain yang juga kudu kamu lakuin adalah selalu bertanya waktu menemukan kesulitan memecahkan rumus. Bisa tanya ama orang yang udah mahir matematika atau bisa juga lewat diskusi dengan teman.
“Kalo pengen pintar matematika ya harus suka ama pelajaran itu sendiri. Sebab, kalau udah nggak suka ama pelajarannya, gimana bisa memecahkan soal yang sangat butuh ketelatenan dan kejelian itu,”katanya.
Syaratnya Rajin Ikut Kompetisi
SELAIN kegemaran mengutak-atik rumus, sebenarnya ada resep lain yang bisa dijadikan jalan mewujudkan keinginan untuk lebih suka dengan pelajaran matematika. Yakni melalui ajang kompetisi.
Selain bisa mengasah kemampuan matematika yang kamu miliki, kompetisi bisa sekaligus jadi ajang pembuktian diri. Apalagi, kalo menang kamu bisa dapat hadiah. Seru kan?
Salah satu kompetisi yang bisa kamu ikuti adalah olimpiade matematika seperti yang baru digelar Batam Mathematics Club akhir pekan lalu.
Dengan cakupan peserta hingga se-Provinsi Kepri kamu bisa jadi lebih tertantang untuk membuktikan kemampuan kamu memecahkan persoalan matematika melalui rumus. Dan bonusnya, kalo menang, kamu-kamu bisa melanjutkan kompetisi hingga tingkat nasional atau bahkan internasional.
“Bila sering ikut kompetisi, biasanya orang akan termotivasi untuk lebih meningkatkan kemampuan. Selain itu, bagi yang memang hobi mengutak-atik soal matematika ada wadah yang bisa menampung hobi mereka yakni lewat kompetisi,”jelas Pak Albastomi yang juga dosen Universitas Riau Kepulauan (Unrika) ini.
Apalagi, soal-soal yang diberikan saat kompetisi semacam olimpiade matematika memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dengan soal yang biasa diberikan di sekolah. Meski sebenarnya rumus yang digunakan sama saja.
“Untuk memecahkan soal olimpiade tetap menggunakan rumus yang diberikan di sekolah. Hanya saja, karena rumus tersebut jarang diaplikasikan di sekolah kadang akan memberikan tingkat kesulitan yang berbeda tak seperti ketika harus memecahkan soal matematika di sekolah,”katanya.
Manfaat lain ikut dalam kompetisi adalah memperdalam kemampuan kapita selekta. Yakni penggunaan matematika dalam kehidupan sehari-hari serta kemampuan menyerap materi baru atau materi yang belum pernah diajarkan di sekolah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar